Postingan

SYAWAL BULAN PENINGKATAN

Gambar
Di dalam mengarungi bulan syawal ini, sedikitnya ada 5 hal yang perlu ada pada peningkatan kualitas yang tampak dari diri kita.  Pertama, Peningkatan kualitas amal ibadah  Bulan Romadhon  telah mendidik kita untuk menjadi pribadi yang muttaqin (pribadi yang taqwa kepada Allah) berbagai amal ibadah  pun kita lakukan baik itu wajib maupun sunnah. Seiring dengan itu, peningkatan amal ibadah semestinya tampak pada diri kita setelah ramadhon berlalu. Seperti contoh di bulan Romadhon kita berpuasa dan di luar ramadhan kita lanjutkan dengan puasa-puasa sunnah yang dianjurkan oleh Rasulullah seperti melakuan puasa sunnah syawal misalnya. Atau di bulan ramadhan kita melakukan solat tarwih pada malam hari dan diluar Romadhon kita lanjutkan dengan melakukan qiyamullail seperti sholat tahajjud misalnya.     Sebaliknya jangan sampai amal ibadah kita menurun setelah romadon berlalu Sebagai contoh jangan sampai ketika Romadhon kita gemar membaca Al-qur’an...

APA SAJA PRINSIP-PRINSIP ETOS KERJA DALAM ISLAM ?

Gambar
  Setidaknya ada tiga prinsip utama yang dipakai Islam terkait dengan etos kerja.  Pertama, prinsip ganjaran. Setiap pekerjaan yang dilakukan manusia akan mendapat ganjaran dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala di akhirat kelak. Maka  pekerjaan tidak hanya urusan yang selesai di dunia saja. Tapi punya mata rantainya hingga ke kehidupan akhirat. Prinsip ini akan melahirkan apa yang disebut dengan kesadaran dan tanggungjawab.  Dengan meyakini bahwa setiap pekerjaan yang kita laukuan di dunia ini,  akan dibalas oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala di akhirat kelak maka diharapkan akan muncul kesadaran dan rasa tanggung jawab yang tinggi dalam melakukan pekerjaan.   Lebih lanjut Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,  وَأَن لَّيۡسَ لِلۡإِنسَٰنِ إِلَّا مَا سَعَىٰ ٣٩ وَأَنَّ سَعۡيَهُۥ سَوۡفَ يُرَىٰ ٤٠  ثُمَّ يُجۡزَىٰهُ ٱلۡجَزَآءَ ٱلۡأَوۡفَىٰ ٤١ “Dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya. dan bahwasanya usaha itu kelak ak...

MENJAGA DAN MERAWAT KERUKUNAN ANTAR UMMAT BERAGAMA

Gambar
Fakta yang tidak bisa terlepas dari kehidupan sosial adalah kemajemukan dengan berbagai macam suku, bangsa dan ras. Maka bagi siapa yang bisa menjaga kemajemukan atau keragaman tersebut akan dapat menjadi sumber kekuatan.  Akan tetapi sebaliknya, bagi siapa yang tidak dapat  menjaga dan merawatnya, akan dapat  menjadi sumber konflik. Di dalam al-Qur’an, persoalan keragaman telah jelas dinyatakan oleh Allah swt. Di antara ayat yang terkait hal ini adalah Qur’an Surat al-Hujurat ayat 13: يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَىٰ وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا ۚ إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ “Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling takwa diantara kamu. Sesung...